Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan campuran sintering antara keramik dengan logam. sifat lainya adalah tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari tanah liat, flint, dan feldspar tahan sampai dengan suhu 1200 C, keramik hasil rekayasa seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Kekuatan tekan tinggi merupakan sifat yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.
Featured
Recent Post
Sunday, November 20, 2016
Mengenai Sifat Keramik
Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan campuran sintering antara keramik dengan logam. sifat lainya adalah tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari tanah liat, flint, dan feldspar tahan sampai dengan suhu 1200 C, keramik hasil rekayasa seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. Kekuatan tekan tinggi merupakan sifat yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.
Mengenal Keramik
Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran.
Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat. (Yusuf, 1998:2).
Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi di mana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas.
Kurangnya beberapa elektron bebas keramik membuat sebagian besar bahan keramik secara kelistrikan bukan merupakan konduktor dan juga menjadi konduktor panas yang jelek. Di samping itu keramik mempunyai sifat rapuh, keras, dan kaku. Keramik secara umum mempunyai kekuatan tekan lebih baik dibanding kekuatan tariknya.
Istilah Bone China
Bone China adalah jenis porselen lembut yang terbuat dari abu tulang, bahan feldspathic, dan kaolin. Ia telah ditetapkan sebagai ware dengan tubuh tembus mengandung minimal 30% dari fosfat yang berasal dari tulang hewan (terbaik adalah dari sapi ) dan dihitung kalsium fosfat. Bone China adalah yang terkuat dari porselen atau keramik Cina, memiliki kekuatan dan chip yang mekanik ketahanan yang sangat tinggi, dan dikenal karena tingkat tinggi dari keputihan dan tembus. Kekuatan tinggi memungkinkan untuk diproduksi dalam lebih tipis lintas-bagian dari jenis porselen lainnya. Seperti cangkir itu vitrifikasi, tetapi tembus karena sifat mineral yang berbeda.
Pertama kali meluas secara komersial saat bone china dikembangkan oleh Inggris pengrajin Josiah Spode pada awal 1790-an. Dari pengembangan awal dan sampai bagian akhir abad ke-20, Bone China hampir secara eksklusif biasa disebut produknya menggunakan bahasa Inggris itu, dengan produksi yang efektif di Stoke-on-Trent. Sebagian besar perusahaan utama keramik di Inggris dibuat atau masih membuatnya, termasuk Fortnum & Mason, Minton, Coalport, Spode, Royal Crown Derby, Royal Doulton, Wedgwood dan Worcester.
Di Inggris, referensi untuk "china" atau "porselin" dapat merujuk ke Bone China, dan "Porselen Inggris" telah digunakan sebagai istilah untuk itu, baik di Inggris dan di seluruh dunia.


